JAKARTA- Pengamat Ekonomi dari IPB, Iman Sugema, mengungkapkan bahwa ada dua skenario yang bisa dijalankan Menkeu Sri Mulyani untuk menanggapi penunjukkan Bank Dunia. Apa saja kedua skenario itu?
Pertama, desakan publik, menurut dia, sudah terlalu tajam agar kasus Century segera dituntaskan. Untuk menghindari desakan yang makin kuat, dia menilai, Sri Mulyani akan menerima penunjukan tersebut.
Sedangkan skenario kedua, menurut dia, berada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Jika Presiden mengizinkan, makan Sri Mulyani akan menerima penunjukkan itu. Sebaliknya, jika SBY tidak mengizinkan, maka Sri Mulyani akan tetap menjadi Menkeu tapi bakal meminta dukungan penuh dari Presiden.
Imam menambahkan bahwa saat ini posisi Sri Mulyani di Indonesia sudah tidak terlalu aman akibat terlalu banyak membuat blunder politik. Salah satunya, kata dia, hal itu terlihat dari pemeriksaan KPK yang dilakukan di Kantor Kementerian Keuangan. “Sri Mulyani dalam kasus itu hanya menunjukkan kekuatan, bukan pengaruhnya. Ini adalah strategi yang salah,” ungkap dia. Lebih jauh Iman juga melihat Sri Mulyani kurang dewasa dalam berpolitik. (republika.co.id, 5/5/2010)
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam

Sri Mulyani, orang paling liberalis di bidang ekonomi, jadi gubernur bank dunia. Ha..ha…gak laku di Indonesia, jadi gubernur bank dunia.
diakali sri mulyani
penunjukan Sri Mulyani jd direktur bank dunia semakin memperjelas peren dan posisi pentingnya sebagai komparador sejati yang menjadi agen dan perpenjangan tangan IMF dan bank dunia untuk mengobok-obok dan menjajah ekonomi Indonesia dengan dukungan penuh pasangan presiden yang berkuasa,sayang kepintaran Sri Mulyani yang justru diperalat penjajah untuk menguatkan cengkeramannya atas negeri ini,keberhasilan penjajah dengan smart powernya
strategi lama amerika yang semakin menelanjangi siapa agen2 mereka sebenarnya
sesama pengemban ideologi kapitalisme liberal pasti saling tolong menolong untuk menyelamatkan temanya agar tidak masuk penjara, karena semakin tampak siapa yang betul-2 sebagai pahlawan BANK DUNIA dan bukan sbagai pahlawan bagi negaranya sendiri
kmrn ktika ksus Century,dia (sri mulyani,red.) blg:”tdk perlu meragukan integritas saya …”. skg terbukti jg bhw dia mmg py integritas…tapi untuk jd anjingnya AS
Mari kita semua mewaspadai siapa sebenarnya para komprador penjajah negeri ini….?
apa gue bilang. dia itu jelas – jelas agen liberal, yang berbeda aliansi dengan JIL. tujuan dan tuan sama. aksi aja yang beda.
eh……yang ngasi ijin dia jadi dir. bank dunia tuh juga sama aja. tinggal nunggu giliran aja tuh dia untuk posisi yang telah di janjikan tuannya. gak percaya?liat aja nanti kalo udah gak jadi RI 1. bakal ditarik ke sana tuh. suer deh.
Sebagai anak bangsa tidak tahu diri, bertobatlah wahai Sri Mulyani atas kebijakan 6 Triliyun…….segeralah bertobat..
Ditariknya ibu Sri Muliyani dari kementrian keuangan Indonesia bukan merupakan pilihan untuk Bank Dunia, tetapi merupakan bentuk kasih sayang orang yahudi terhadap anak asuhnya yang telah banyak berjasa…..
Selamat buat Ibu Sri Mulyani u menjalankan tugas barunya,.semoga dunia mengakui bahwa org indonesia pintar!
sri mulyani adalah orang dihormati depKeu, tanya deh ama pegawai depkeu, bagaimana kinerja beliau. beliau salah seorang yang terbaik di indonesia. mungkin tradisi kita orang-orang terbaik sebaiknya jangan hidup di indonesia. jangan menuduh tanpa bukti. tidak baik… !!! tidak baik… !! tidak baik.. !!!
Saya tidak terlalu yakin jika SBY akan mempertahankan Sri Mulyani agar tetap menjadi Menteri Keuangan ….. karena ….
Ini mrp fakta politik, kata pengamat ini bukti nyata intervensi asing (Bank Dunia), ada lobi Yahudi & rekayasa politik. Logikanya knp yg dislematkan menteri yg bermasalah bkn uang 6,7T yg raib??? Ayo kembali kpd Syari’ah & Khilafah, sistem yg mjdkan rakyat&penguasa bermartabat, cenderung pd kebaikan antar sesama bkn kerusakan spt sistem kapitalisme.
para kacung barat sekarang sudah membuka diri menujukan ke liberalaannya
Aku sih dari pertama juga sudah mengira adalah kaum yahudi makin dominan aja di negri yang katanya mayoritas muslimin taaapi hmm……….. sangat masuk akal indonesia ada dlm cengkraman yahudi……..
kaum liberal atau neoliberalisme makin kentara batang hidungnya makin kelihatan dari topengnya.