HTI Press, Tulungagung – Ahad pagi (8/9) Taman Kusuma Wicitra atau Alun-alun Kota Tulungagung tampak berbeda dengan biasanya. Pagi itu, Ahad (8/9), ratusan anggota dan simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Tulungagung melakukan aksi Tolak Miss World dengan membentuk formasi melingkari alun-alun.
Berbeda dengan aksi yang biasanya dilakukan dengan berjalan kaki dengan rute tertentu, kali ini HTI Tulungagung melakukan aksi dengan bentuk yang sedikit berbeda. Peserta laki-laki terlihat melingkar menempati posisi di sisi sebelah timur Pendopo Bupati Tulungagung, depan gedung DPRD Tulungagung, dan berujung di lokasi orasi utama, yaitu bagian depan taman. Sementara peserta perempuan melingkar menempati sisi sebelah barat di depan Masjid Besar Al Munawar, Kantor Pos Tulungagung, dan berujung di lokasi orasi utama.
Tak hanya mengibarkan bendera hitam (rayah) dan putih (liwa) saja, aksi disemarakkan dengan orasi berkeliling oleh Ust. Solahuddin Abdul Azis yang diiringi beberapa “pengawal” dengan bendera di tangan masing-masing. Beberapa peserta juga terlihat membagikan selebaran tentang aksi penolakan Miss World kepada pengunjung taman dan pengguna jalan.
Pemandangan menarik lain terlihat ketika seorang penjaga tukang parkir dengan senangnya ikut membagi-bagikan selebaran kepada pengendara motor dan mobil yang melintas. Memang, isi hati tampaknya tidak selalu bisa dinilai dari penampilan luar. Seperti bapak penjaga parkir yang terlihat gondrong dan “sangar” tersebut.
Selanjutnya peserta bergerak mengumpul tepat di depan dan samping kanan-kiri lokasi orasi utama. Orasi pertama dilakukan oleh Ketua DPD II HTI Tulungagung, dr. Ali Syafiudin. Orasi berikutnya dilakukan oleh Ust. Tirmidzi, dilanjutkan pembacaan press release atau pernyataan sikap Hizbut Tahrir Indonesia tentang pelaksaan kontes Miss World.
Rangkaian acara yang dimulai sekitar pukul 08.00 ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ust. Sahal. Acara aksi yang dikawal oleh anggota jajaran Polres Tulungagung ini berakhir sekitar pukul 09.30 dan para peserta membubarkan diri dengan tertib.[] MI HTI Tulungagung
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam








Benar kita harus tolak perhelatan bejat miss word, karena dapat selain merusak moral dan akidah bangsa kita kususnya dan umat sedunia pada umumnya juga dapat mendatangkan bencana yang maha dasyat pada kehidupan kita. sekali lagi mari kita tolak perhelatan sesat tersebut ALLAHU AKBAR
Tolak miss world dimanapun tempatnya. Jangan berhenti bertindak.