Aksi Damai HTI Garut: Tolak Rencana Kenaikan BBM

HTI Press, Garut. Ratusan massa Hizbut-Tahrir Indonesia DPD II Kota Garut bersama umat mengadakan aksi damai menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM pada penghujung tahun ini. Aksi damai yang dilakukan hari Jum’at tanggal 7 November 2014 jam 13.10 yang diikuti oleh bapak-bapak, ibu-ibu dan bahkan anak-anak ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat Kota Garut terutama yang sedang melewati arah Simpang Lima menuju gedung DPRD Kabupaten Garut. Para pemilik toko yang berada di lokasi jalan utama Kota Garut keluar dan memberikan apresiasi dan dukungan kegiatan aksi damai menolak rencana kenaikan BBM dan yang dilaksanakan HTI DPD II Kota Garut.

Rintik air hujan tidak menyurutkan langkah para peserta untuk mengikuti aksi ini. Dengan kawalan dan iringan Polres Kota Garut, aksi long march yang mengular ratusan meter panjangnya berjalan rapi dan aman melewati  sepanjang jalan kota Garut yang melewati rute: start dari gelanggang kerkof, jl. Cimanuk menuju arah pedes, simpang lima, mengarah ke komplek pemerintahan garut dan berakhir di depan gedung DPRD. Aksi digelar dengan tertib dan di dukung penuh oleh Polres Kota Garut sehingga tidak mengganggu pemakai jalan yang lain.

Beberapa orasi disampaikan oleh para orator salah satunya adalah Ust Edi Efendi, S.P dari HTI DPD II Garut, beliau menyampaikan bahwa rencana kenaikan BBM adalah salah satu agenda asing yang ingin mengoyak kesejahteraan rakyat melalui liberalisasi Migas. Pada kesempatan itu dibacakan pula Press Release HTI oleh Ust Dendi Rahdiana yang berisi Penolakan Rencana Kenaikan Harga BBM.

Di sela-sela orasi yang begitu bersemangat, para peserta semakin tergugah dengan sejuknya suasana didepan gedung DPRD padahal selama perjalanan cuaca garut begitu panas dan menyengat. Ust. Arif sebagai koordinator aksi menegaskan bahwa fenomena alam itu merupakan bukti kekuasaan Allah yang meridhoi berlangsungnya aksi damai ini.

Sebagai bukti dukungan dan simpati dari kepolisian kepada aksi kita ini, Ibu Kapolsek memerintahkan para anggotanya yang sebagian besar Polwan untuk membagikan permen, makanan ringan dan air mineral gelas kepada para peserta aksi. Tidak hanya itu tapi mereka tanpa diminta telah menyiapkan mobil truk Dalmas dan mobil kecil lainnya untuk mengantarkan peserta aksi ke lapangan kerkof karena jaraknya yang cukup jauh.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar segera umat sadar akan kebobrokan sistem Kapitalisme dan berjuang bersama untuk tegaknya Syariah dan Khilafah.[]HTI Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*