HTI Kaltim Latih Pelajar Juara dan Pembela Agama

4 Kajian Tepian (Muhammad Nasir) [LDS-HTI Kaltim]HTI Press, Usia muda adalah masa yang sangat ideal untuk belajar, usia yang energik dan penuh produktivitas. Tidak mengherankan pada usia remaja ini mereka menjadi yang terbaik dari yang baik, dan harus disadari sepenuhnya bahwa mereka adalah penerus perjuangan di masa mendatang. Sangat wajar jika di usia pelajar ini mereka bakal dimintai pertanggungjawaban secara khusus di kemudian hari.

Dalam Islam, belajar bukan saja untuk menghilangkan kebodohan, tetapi lebih didasari pada pemahaman bahwa belajar adalah hak dan kewajiban bagi setiap insan, termasuk para pelajar muslim. Belajar merupakan tuntunan agama sebelum menjadi tuntutan kehidupan. Keberadaannya menjadi ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Oleh karenanya, ilmu pertama yang harus dipelajari oleh mereka adalah ilmu tentang Islam yang meliputi Pemahaman Akidah, Penerapan Hukum Syariah, dan Kewajiban Berdakwah (berbagi kebaikan).

Lalu untuk apa kita susah-susah belajar? Jawaban dari kita boleh saja berbeda dan beragam. Tapi yang pasti di sana ada sebuah kenyataan yang kita semua sepakat, yaitu bahwa semua yang kita pelajari harus bermanfaat baik untuk pribadi kita maupun orang lain. Kenyataan ini dilandaskan pada keyakinan bahwa semua aktivitas, baik yang kita sengaja atau tidak, baik yang berdampak positif atau negatif, kecil maupun besar, semua ada catatannya secara rinci dan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT kelak.

Berlandaskan latar belakang di atas, LDS HTI Kalimantan Timur kembali menggelar Daurah dalam bentuk Temu Pelajar Islam Beriman (Tepian) Edisi #2 dengan tema “Menjadi Pelajar Juara dan Pembela Agama” dengan Narasumber, Kak Muhammad Nasir, S.Th.I. yang lebih di kenal dengan sebutan Konsultan #RemajaMasaKini

Acara yang dihadiri oleh para “tokoh pelajar” dan pengurus organisasi di beberapa sekolah terkemuka di kota tepian ini, dilaksanakan pada hari Ahad (09/11/2014) di Ruang Pertemuan Kimia Farma Samarinda. Acara berlangsung sukses dengan diselingi beragam video menggugah dan games yang renyah.

Rangkaian acara diakhiri dengan ajakan untuk bergabung dan mengikuti Konferensi Pelajar Muslim Indonesia, yang akan diselenggarakan Pada 18 Januari 2015 di Kota Balikpapan dan akan dihadiri oleh 750 Pelajar se-Kalimantan Timur. []

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*