Dinas kesehatan NTB dalam bulan Januari-April 2009 menemukan 268 kasus gizi buruk: 23 orang di antaranya meninggal dan 63 orang dalam proses perawatan (AntarNews.com, 24/6)
KOMENTAR:
Inilah ironi kekuasaan. Di satu sisi pesta demokrasi digelar, para penguasa dan calon penguasa rela mengeluarkan Rp. 3 trilyun untuk iklan dengan janji “pro rakyat”, sementara rakyatnya sendiri mati kelaparan. Ini bukti kebohongan publik yang nyata.
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam

demokrasi emang mahal dan memakan korban dan korbannya adalah rakyat sendiri. uang dibuang-buang untuk hal yang tidak penting disisi lain rakyat mati kelaparan. sungguh sangat ironi negeri ini. buang aja demokrasi …..ganti dengan islam