Komando militer AS di benua Afrika yang dikenal dengan nama “AFRICOM” pada Rabu lalu melakukan latihan militer bersama dengan angkatan bersenjata Maroko selama satu bulan setengah dengan slogan “singa Afrika 2010”. Latihan militer tersebut melibatkan sebanyak 850 personil Marinir, serta 950 tentara Maroko.
Latihan ini dilakukan sebagai bagian dari program tahunan untuk latihan militer bersama “guna memperkuat koordinasi dan kolaborasi” di antara kedua belah pihak. Sebagaimana pernyataan yang dikeluarkan oleh kedutaan besar AS di Maroko.
Muhammad Kharif, seorang pengamat militer mengatakan: “Amerika Serikat berusaha untuk mendirikan pangkalan militer di daerah Tan Tan, sebelah selatan Maroko.” Ia menambahkan bahwa Amerika sekarang hanya ingin berkoordinasi dengan Maroko untuk menghadapi apa uang disebutnya dengan terorisme. “Amerika tidak memikirkan warisan Prancis, mengingat itu sudah berlalu. Sementara Perancis terus berusaha mengembalikan kepentingannya di wailayah itu. Dan Amerika sekarang ingin menghadapi kehadiran Cina di Afrika.”
Dan begitulah, AS terus mengejar negara-negara besar lainnya, di negeri-negeri kaum Muslim, termasuk Maroko, untuk menggantikan posisi mereka dalam hal penjajahan dan pengaruh. Sedangankan rezim penguasa yang ada menyerah kepada kehendak Amerika. Sehingga memungkinkan bagi Amerika untuk merebut wilayahnya, dan melanggar kedaulatannya tanpa rasa malu dan takun sedikitpun. (kantor berita HT, 4/5/2010)
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam
