28 Anak Menjadi Yatim Akibat Serangan Israel pada Freedom Flotilla

Dua puluh delapan anak-anak kehilangan ayah mereka akibat dari serangan Israel terhadap relawan Freedom Flotilla.

Sembilan orang ditembak mati pada tanggal 31 Mei oleh tentara Israel yang menyerang kapal laut Turki Mavi Marmara, karena mencoba untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Delapan dari mereka adalah seorang ayah yang anaknya sekarang menjadi yatim karena serangan biadab Israel pada relawan rombongan Freedom Flotilla.

Berikut adalah biografi singkat dari sembilan orang relawan yang tewas, seperti yang dilaporkan oleh Lawrenceofcyberia.blogs.com:

1. Ibrahim Bilgen

Ibrahim Bilgen, 61 tahun, adalah seorang insinyur listrik dari Siirt. Dia adalah anggota dari Ikatan Insinyur Listrik Turki. Dia merupakan calon dari Partai Saadet dalam pemilu Turki tahun 2007 dan pemilihan walikota Siirt tahun 2009. Ia telah menikah dan dikarunia 6 anak.

2. Ali Haydar Bengi

Ali Haydar Bengi, 39 tahun, mengelola sebuah toko  reparasi telepon di Diyarbakir. Dia adalah lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo (Departemen Sastra Arab). Ia menikah dengan Saniye Bengi dan memiliki empat anak – Mehunur (15), Semanur (10), dan si kembar Muhammad dan Semanur (5).

3. Cevdet Kiliçlar

Cevdet Kiliçlar, 38 tahun,berasal dari Kayseri. Dia lulusan dari Universitas Marmara Fakultas Komunikasi dan sebelumnya seorang wartawan surat kabar untuk Gazette Nasional dan Times Anatolia.

Tahun lalu, ia adalah seorang reporter dan webmaster untuk Kemanusiaan Relief Foundation (IHH). Ia menikah dengan Derya Kiliçlar, dan memiliki satu putri, Gülhan, dan satu putra, Erdem.

4. Cetin Topçuogl

Cetin Topçuoglu, 54 tahun, dari Adana. Dia adalah mantan pemain sepak bola amatir dan juara taekwondo yang melatih tim taekwondo nasional Turki. Ia menikah dan punya seorang putra, Aytek. Istrinya, Cigdem Topçuoglu, juga ikut di kapal Mavi Marmara, tapi selamat.

5. Necdet Yildirim

Necdet Yıldırım, 32 tahun, adalah petugas IHH dari Malatya. Ia menikah dengan Refika Yıldırım dan punya satu putri, Melek,yang baru berusia 3 tahun.

6. Fahri Yaldiz

Fahri Yaldiz, 43 tahun, adalah seorang petugas pemadam kebakaran yang bekerja di Kota Adıyaman. Ia menikah dan memiliki empat orang anak.

7. Cengiz Songür

Cengiz Songür, 47 tahun, berasal dari Izmir. Ia menikah dengan Nurcan Songür memiliki enam putri dan satu putra.

8. Cengiz Akyüz

Cengiz Akyüz, 41 tahun, berasal dari Iskenderun. Ia menikah dengan Nimet Akyüz dan memiliki tiga anak- Furkan (14), Beyza (12), dan Erva Kardelen (9).

9. Furkan Dogan

Furkan Dogan, 19 tahun, siswa tingkat akhir di Kayseri, dimana dia sedang menunggu hasil ujian masuk universitas. Ia berharap untuk menjadi dokter dan sangat menyukai catur. Ia adalah putra dari Dr Ahmet Dogan, profesor di Universitas Erciyes. Dia adalah seorang Turki-Amerika yang memiliki kewarganegaraan ganda dengan dua saudara kandung.

Militer Israel menyerang rombongan Freedom Flotilla di perairan internasional di Laut Mediterania pada tanggal 31 Mei, membunuh sembilan warga Turki yang berada di enam kapal dan melukai sekitar 50 orang lainnya.

Nasib tiga aktivis Freedom Flotilla lainnya masih belum diketahui. Israel juga menahan hampir 700 aktivis dari 42 negara yang ikut dalam rombongan Freedom Flotilla, yang berusaha mematahkan pengepungan Gaza dalam rangka untuk memberikan 10.000 ton bantuan kemanusiaan kepada orang-orang Gaza yang telah lama menderita. (mediaumat.com, 5/6/2010)

2 comments

  1. kekejaman israel tiap hari semakin membrutal, tapi dunia(negara-2) hanya bisa mengecam semata. tak ada satupun aktifitas fisik yang mampu menghentikan kebiadaban ini.

    Khilafah akan segera tegak kembali. dan saat itu, palestina akan menjadi negeri yang merdeka tanpa penjajahan.

  2. Allahu Akbar…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*