Orang bersenjata tak dikenal di barat daya Pakistan telah menyerang 30 truk tanker NATO yang membawa bahan bakar untuk pasukan asing pimpinan Amerika di Afganistan.
Orang bersenjata membakar lebih dari dua lusin tanker pada Sabtu (9/10) kemarin, kutip Reuters dari keterangan seorang pejabat di Pakistan.
Milisi Taliban telah meningkatkan serangan terhadap konvoi yang membawa perbekalan untuk pasukan pimpinan Amerika sejak serangan udara AS pada tanggal 30 September menewaskan tiga tentara Pakistan di Barat Laut Pakistan.
Sementara itu, pemerintah Pakistan memblokir rute utama suplai NATO ke Afghanistan untuk hari kesepuluh berturut-turut pada hari Sabtu. Para pejabat Pakistan mengatakan pos perbatasan akan tetap ditutup untuk sementara waktu dalam pembalasan atas serangan udara AS di sebuah pos di dekat perbatasan Afghanistan, meski permintaan maaf resmi oleh Duta Besar AS di Islamabad, Anne Patterson, untuk terhadap banyak serangan dan pelanggaran.
Ratusan kendaraan NATO, termasuk tanker dan truk kontainer, saat ini sedang diparkir di berbagai tempat di barat laut Pakistan dekat dengan perbatasan Afghanistan. (mediaumat.com, 10/10/2010))
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam


Andai umat islam bersatu dalam naungan khilafah sungguh tak ada apa-apanya tentara NATO itu dan bukan hanya dibakar kendaraanya tapi dihancurkan juga pasukanya hingga berkeping-keping
mujahid,,berkata pasukan nato jgn mundur dulu,,,kami masih haus darah kalian,,,km masih ingin jihad..mereka sangad ketakutan dengan teriakan…itu,,haaaaaa