Departemen Pertahanan Inggris mengumumkan tentang salah satu tentaranya yang tewas pada hari Jum’at (8/10) dalam sebuah ledakan bom di Afghanistan Selatan. Dengan ini, jumlah pasukan pendudukan Inggris yang tewas sejak dimulainya invasi ke Afghanistan pada 2001 bertambah menjadi 340 orang tentara.
Departemen mengatakan dalam sebuah pernyataan persnya bahwa pasukan yang tergabung dalam Batalion kedua, Resimen Duke of Lancaster sedang dalam perjalanan inspeksi rutin di wilayah Nahar Siraj, provinsi Helmand. Ketika mobil patrolinya meledak setelah menabrak sebuah ranjau hingga menewaskan tentaranya pagi hari ini.
Di Afghanistan saat ini ada sekitar 10 ribu pasukan Inggris di bawah pasukan pendudukan yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Dan kebanyakan dari mereka ditempatkan di wilayah (Helmand) Afghanistan Selatan.
Sebelumnya pusat komando pasukan Jerman di Potsdam (pinggiran Berlin) mengumumkan tentang tewasnya tentara pendudukan Jerman, dan enam orang lainnya menderita luka-luka, dalam sebuah operasi untuk kelompok perlawanan Afghanistan yang berada di provinsi Baghlan, Afghanistan Utara (islamtoday.net, 9/10/2010).
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam
