HTI Gelar Kultum Dhuhur di Pengungsian Merapi

HTI Press. Adzan berkumandang menunjukkan waktu Dhuhur telah tiba, mereka segera bergegas mengambil air wudhu dan bergegas menuju mushola untuk menegakkan sholat.Tidak pandang bulu baik para pengungsi, TNI, para relawan bahkan anak-anak.

Lokasi mushola dibuat sangat strategis karena mudah dijangkau oleh para pengungsi terutama bagi pengungsi yang berada di sektor barat.Secara psikis pengunsi memnag butuh yang namanya pemulihan dari berbagai aspek seperti aspek sosial dan ekonomi. Aspek sosial bagaimana mereka menjaga hubungan komunikasi antar sesama pengungsi. Aspek ekonomi para pengungsi membutuhkan dorongan agar mereka mendapatkan bimbingan dan bias mencari nafkah setelah kondisi pulih seperti sedia kala.

Sebagai relawan yang berangkat dari ideologi bukan hanya semata – mata menyelesaikan urusan duniawinya saja. Melainkan bagaimana kita ini menjaga aqidah umat agar mereka meyekini dengan hatinya bahwa apa yang menimpa mereka selama ini adalah ujian dari Allah SWT. Secara manusiawi wajar jika manusia mengeluh ditimpa bencana dan lupa ketika mendapatkan rizqi.

Tidak seperti sholat Dhuhur yang biasanya. Selama berada di pengungsian setiap habis melaksanakan sholat Dhuhur selalu diisi kultum dari relawan Hizbut Tahrir. Tausiyah yang diisi oleh Ustad Abdurrohim pada Rabu (10/11) berbicara tentang ketaqwaan kepada Allah. Agar kita sebagai hambanya jangan sampai meninggalkan apa yang sudah menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim. Arti penting dari taqwa yaitu melaksanakan perintahnya dan menjauhi segala larangannya.[]Aga Ardiansyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*