Cawisan Mubalighah MHTI Sumsel
HTI Press. Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD 1 Sumatera Selatan mengadakan acara Cawisan Mubalighah, pada hari Sabtu, 26 Mei 2012, jam 08:30 s.d 12:00 bertempat di Masjid Nurul Ikhwan Jl. Kapten A. Rivai Palembang. Acara yang bertema “Peran Mubalighah dalam Menghadang Rancangan Undang-Undang Keadilan dan Kesetaraan Gender yang Membahayakan Umat Islam” dihadiri 75 Mubalighah kota Palembang. Sebagai narasumber cawisan ini Ustadzah Syafrida, SH (Mubalighoh Sumsel) menjelaskan bahaya RUU KKG yang merupakan pesanan asing dan asal-usul KKG sendiri dari aqidah sekulerisme – liberalisme yang sangat bertentangan dengan aqidah Islam. Ustadzah Ema Sopiana Wahab, S.Ag menjelaskan tentang peran mubalighoh untuk membina politik umat yakni politik Islam, karena untuk menghadang Sekulerisme – Liberalisme butuh kekuatan berimbang. Kekuatan tersebut adalah Khilafah Islam.
Sudah saatnya para mubalighoh menyerukan khilafah Islam sebagai solusi persoalan bangsa termasuk masalah RUU KKG. Ustadzah Qisthi Yetty Handayani menjelaskan bahwa Muslimah HTI Sumsel ingin menghidupkan kembali cawisan yang merupakan wadah para mubalihgoh memperdalam al-Qur’an dan As-sunnah yang merupakan kebiasaan para ulama di sumsel dahulu. InsyaAllah cawisan ini akan dilaksanakan sebulan sekali. Dalam cawisan ini Mubalihgoh se-Kota Palembang menandatangani pernyatakan sikap “Menolak Liberalisasi Keluarga (RUU KKG) dan Liberalisasi Moral (Irsyad Mandji dan Lady Gaga). Alhamdulillah peserta antusias dengan adanya cawisan mubalighoh ini, dan mereka siap mengikuti cawisan ini lebih lanjut.[]



