Bogor. HTI Press. Aktivis dakwah Hizbut Tahrir Indonesia itu beragam, bukan demonstrasi saja. “HTI aktivitasnya bukan hanya masirah (demonstrasi-red) semata, ativitas kami sangat banyak!” ujar Ketua DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Bogor Gus Uwik, Rabu (30/5) di Kantor KADIN Kota Bogor.
“Khusus untuk karyawan dan pengusaha, kami ada program khusus untuk peningkatan ketakwaan dan produktivitas dalam bekerja, kami namakan Training Pribadi Amanah,” ungkapnya kepada Ketua KADIN Erik Irawan Suganda.
Melalui organ organisasi Lajnah Khusus Pengusaha (LKP), papar Gus Uwik, HTI membina karyawan Muslim baik di perusahaan swasta maupun plat merah. LKP menfokuskan pada peningkatkan produktifitas dan peningkatkan kontrol pribadi (self control) pada setiap karyawan agar tidak berbuat maksiat, seperti korupsi, curang, menipu dan aktivitas buruk lainnya.
Sebab, korupsi terjadi selain karena ada peluang, faktor individu untuk melakukan korupsi sangatlah besar. “Inilah pentingnya self control. Dan self control paling ampuh adalah ketakwaan seseorang,” imbuhnya.
Ia pun menawarkan sinergi dengan KADIN Kota Bogor untuk menempa para pengusaha dan karyawannya di bawah binaan KADIN agar meningkat produktivitas kerjanyanya dan menekan ‘kebocoran usaha’ akibat korupsi, kecurangan dan berbagai bentuk perbuatan merugikan lainnya dengan peningkatan ketakwaan individu.
Erik dengan gembira menerima tawaran tersebut. “Tawaran dari HTI ini sangat membantu saya dalam membina para pengusaha Kota Bogor beserta karyawannya,” aku Erik.
Bahkan Erik meminta agar proposal Training Pribadi Amanah segera dilayangkan ke KADIN. Di akhir pertemuan LKP HTI Kota Bogor menyerahkan oleh-oleh berupa Majalah Al-Wa’ie, Tabloid Media Umat dan Undangan Konferensi Tokoh Umat yang insya Allah berlangsung pada 21 Juni di Jakarta.[]
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam



