Dalam Satu Hari, 11 Ribu Orang Melarikan Diri Dari Suriah

Komisioner Tinggi PBB untuk Para Pengungsi (UNHCR)mengatakan bahwa sekitar 11 ribu warga Suriah telah mencari perlindungan ke negara-negara tetangga, 9 ribu di antaranya ke Turki, seribu ke Yordania, dan seribu ke Lebanon, sepanjang dua puluh empat jam.

Jumlah ini telah diumumkan oleh Panos Momtazis, Komisioner Tinggi PBB untuk Para Pengungsi pada hari Jum’at (9/11), bertepatan dengan Forum Kemanusiaan ke-VI terkait Suriah di Jenewa, di mana ia mengatakan: “Jumlah total pengungsi di empat negara tetangga Suriah (Turki, Lebanon, Yordania dan Irak) di atas 408.000 orang.”

Forum, yang meliputi badan-badan PBB dan organisasi non-pemerintah, serta negara-negara donor terkemuka, menunjukkan tentang memburuknya situasi kemanusiaan, dan kurangnya pendanaan yang diperlukan untuk bantuan.

Moumtazis menjelaskan bahwa fakta-fakta kesaksian dari para pengungsi menegaskan “Ketidakstabilan yang dialami oleh warga sipil, sehingga tidak ada pilihan bagi mereka selain melarikan diri. Bahkan lebih dari 50% pengungsi adalah anak-anak.”

Sebagaimana dijelaskan oleh Ridwan Nuwaishir Koordinator PBB Daerah untuk Urusan Kemanusiaan di Suriah bahwa “Ada intensifikasi pertempuran dan memburuknya situasi kemanusiaan, dengan sejumlah besar pengungsi di negara-negara Suriah dan tetangga, sehingga menambah korban manusia dan kerugian ekonomi.”

Ia menegaskan bahwa tiga tantangan besar tercermin pada sulitnya mengakses daerah-daerah konflik karena situasi keamanan akibat “kurangnya rasa hormat bagi para pihak-pihak yang netral” seperti pada organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan, yang membutuhkan lebih banyak mitra di Suriah untuk menutupi kebutuhan penduduk dan kurangnya dana.

Nuwaishir menambahkan bahwa “Kami tidak bisa mengklaim untuk memenuhi semua kebutuhan.” Ia mengatakan bahwa prioritasnya adalah untuk mempercepat pengiriman bantuan musim dingin, yang mencakup sejumlah kebutuhan yang diperlukan dalam menghadapi cuaca dingin (islamtoday.net, 10/11/2012).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*