Lebih Besar, Tanggung Jawab Mubalighah Merubah Masyarakat
HTI Press. Depok. Sebagai simpul umat para muballighah memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk merubah masyarakat yang fasad (rusak) menjadi islami. “Karena ilmu dan pemahamannya terhadap Islam serta pengaruh yang cukup besar di tengah umat,” ujar Ustadzah Dra Hj Nurjannah dalam acara Temu Mubalighah Se-Kota Depok,Sabtu (3/11) di Masjid Baitul Kamal, Komplek Balai Kota Depok, Jawa Barat.
Aktivis Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Depok tersebut menyebutkan sudah selayaknya muballighah menjadi pionir perubahan umat dengan memahamkan mereka bahwa segala urusan baik individu, masyarakat maupun negara wajib diatur sesuai dengan syariah Islam. “Dan penerapan syariah tersebut hanya bisa diwujudkan dalam wadah Khilafah Islam,” tegasnya di hadapan 44 asatidzah, muballighah dan ketua MT beserta pengurusnya dan sekitar 30 aktivis Muslimah HTI Depok.
Dalam acara yang bertajuk Satukan Langkah,Songsong Khilafah Islamiyyah tersebut, ia memaparkan bahwa fasad yang menimpa umat manusia saat ini bersumber dari diterapkannya ideologi yang mengikuti hawa nafsu manusia yaitu ideologi kapitalisme. Satu-satunya jalan untuk menghilangkan kefasadan dan mengembalikan kemuliaan umat Islam adalah mengganti ideologi/sistem yang rusak dengan sistem Islam. “Menerapkan sistem Islam secara Kaafah/total tidak lain harus dengan menegakkan institusi Khilafah Islam,” pungkasnya.[] RZ/Joy

