HTI Press, Palangka Raya. Tepat tanggal 02 Zulqaidah 1434 H atau 08 September 2013 hari Ahad, Hizbut Tahrir Indonesia DPD I Kalimantan Tengah menyelenggarakan Liqa Syawal bersama Ulama, Tokoh Masyarakat dan Umat. Acara ini bertujuan untuk menjalin lebih erat lagi sillah ukhuwah antara sesama umat Islam dan ulama di Palangka Raya. Sekaligus mengokohkan tekad untuk berjuang bersama-sama menegakkan Khilafah. Acara yang diselenggarakan di Aula KNPI Prov Kalimantan Tengah dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari para alim Ulama, asatidz, tokoh Palangka Raya, mubalighah, Perwakilan Ormas Islam dan perwakilan pesantren yang ada di Palangka Raya. Dengan mengambil tema “Bersama Ulama dan Tokoh memperjuangkan PERUBAHAN BESAR DUNIA MENUJU KHILAFAH”.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan pembicara, Ust. Wahyudi Ibnu Yusuf (LKU Kalsel). Acara yang Diawali dengan pembukaan, Pembacaan ayat Qur’an bit-tartil, kalimatut-taqdim, Tayangan Video perkembangan dakwah Hizbut Tahrir sampai Dialog Interaktif. Yang lebih terasa hidup sepanjang acara, kalimat Takbir dari para peserta yang hadir terus membahana menggetarkan Aula tempat acara tersebut berlangsung..
Sebelum di adanya pemaparan materi di awali dengan testimoni dari tokoh masyarakat Bapak. Drs. H. Imam Mardani (Anggota DPRD Prov) yang menarik apa yang beliau katakan “…bahwa memperjuangkan syariah dan Khilafah tidak hanya menjadi tugas dan tanggungjawab ulama tetapi menjadi kewajiban seluruh umat Islam” dan beliau juga mengatakan “Apabila ada orang Islam yang menolak Syariah dan Khilafah dipertanyakan ke Islamanya”.
Kemudian dilanjutkan dengan Dialog yang dipaparkan Ust. Wahyudi, beliau memaparkan kemajuan dakwah Hizbut Tahrir di Indonesia terutama Kalimantan Tengah dan menjelaskan kewajiban Penegakan Khilafah adalah kewajiban bersama umat Islam, terutama para Alim Ulama. Beliau menyerukan agar para Ulama menjadi barisan terdepan dalam menyampaikan dakwah ini baik kepada khalayak umum dan di akhir beliau mengajak para peserta untuk sama-sama memperjuangkan syariah dan Khilafah dan direspon positif oleh peserta bahwa siap memperjuangkan Syariah dan Khilafah.
Acara dilanjutkan ke dalam sesi Tanya jawab, sejumlah peserta pun dengan antusias mengacungkan tangan hendak bertanya, baik dari peserta ikhwan maupun akhwat dan Acara kemudian ditutup dengan khidmat, dalam pembacaan doa oleh Ust. H Umar Hasan (Pimpinan Ponpes Iqro’). Alhamdulillah, acara telah berlangsung dengan sukses..Semoga Tetap Semangat dan Istiqamah dalam memperjuangkan syariah dan Khilafah. Allaahu Akbar…![] Muhji

Drs H. Imam Mardani Anggota DPRD Prov. Kalteng memberi tanggapan dan masukan terhadap dakwah di Kalteng supaya lebih menyebar ke semua kalangan.
Hizbut Tahrir Indonesia Melanjutkan Kehidupan Islam







