“Hijrah dari Sistem Demokrasi Menuju Sistem Khilafah”
HTI Press. Kendari. Selasa, 5 November 2013. Tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H, DPD 1 Hizbut Tahrir Indonesia wilayah Sultra mengadakan Pawai Muharram bersama ummat. Peserta pawai menghiasi kendaraan mereka, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, tak ketinggalan pula peserta yang membawa sepedanya. Dengan mengangkat tema “Hijrah dari Sistem Demokrasi Menuju Sistem Khilafah” peserta pawai menghiasi kendaraannya dengan hiasan ideologis, seperti bendera liwa dan raya, atau berupa spanduk yang bertuliskan opini Islam sesuai tema.
Lebih dari 500 orang baik ikhwan maupun akhwat, yang berasal dari berbagai kalangan. mulai dari para tokoh, masyarakat umum, pemuda, mahasiswa, remaja, hingga anak-anak kecil memeriahkan Pawai Muharram ini. Mereka sangat antusias dalam mengopinikan Islam.
Rute perjalanannya dimulai dari pertigaan kampus Universitas Halu Oleo menuju jalan utama Kendari, hingga berputar pada taman Kendari Beach dan jalan bypass, dan berakhir di lapangan Eks. MTQ Nasional Kendari. Disana para peserta mendengarkan tausiyyah dari Ust.Yasin yang mengatakan “Sudah nampak jelas kerusakan yang dilahirkan oleh sistem demokrasi ini, dan kita tidak pantas untuk terus berada dalam sistem ini, sebab kita punya satu aturan yang sangat lengkap dalam mengatasi masalah kehidupan, maka sudah saatnya kita hijrah, tinggalkan sistem demokrasi, dan mari kita hijrah ke sistem Khilafah Islamiyyah”.
Terdengar gema takbir dari para peserta yang sedang duduk menyimak tausiyyah dari pembicara. Beberapa pembicara juga turut menegaskan bahwa sudah terlalu lama kita berada dalam sistem yang tidak akan memberi kesejahteraan, melainkan hanya memberikan kemerosotan dan kerusakan, maka di tahun baru hijriyah ini mari kita songsong kemenangan islam dengan terus berjuang menerapkan syariah islam dalam bingkai Daulah Khilafah Islamiyyah. Acara diakhiri dengan sumbangan lagu Nasyid perjuangan oleh mahasiswa dari Universitas Halu Oleo dan ditutup dengan pembacaan do’a. []



