Surat Terbuka Muslimah HTI Sumsel Kepada Gubernur Sumsel Untuk Menyelamatkan Generasi
HTI Press. Palembang, 26 Januari 2015. Muslimah HTI Sumsel mengadakan Konfrensi Pers “Surat Terbuka Muslimah HTI Sumsel Kepada Gubernur Sumsel Untuk Menyelamatkan Generasi”.Bertempat di Seketariat Muslimah HTI Sumsel (Jl. Sukawana No. 12 Kompleks Kehutanan KM 7 Palembang). Tidak hanya insan media yang hadir pada konferensi pers, tetapi juga dihadiri Syafrida Syafruddin, S.H. (Ketua DPD I Muslimah HTI Sumsel), Nurasiah, S.Pd. (Perwakilan Praktisi Pendidikan Sumsel), Nurhayati, S.Ag. (Perwakilan Muballighah Sumsel), dan Qisthi Yetty Handayani, S.Pt. (Pemerhati Keluarga dan Generasi).
Surat terbuka yang ditujukan kepada Bapak Gubernur Sumsel Alex Noordin, merupakan bentuk kepedulian Muslimah HTI Sumsel terhadap fenomena kerusakan generasi (Pemerkosaan terhadap anak yang dilakukan oleh anak) yang semakin merajalela di Sumatera Selatan.
Nurasiah yang mewakili praktisi menilai bahwa saat ini kita belum berhasil dalam mendidik anak maka untuk menciptakan pendidikan yang ideal harus ada sinergisitas peran keluarga dan Negara. Nurasiah pun menilai bahwa pendidikan saat ini hanyalah sebatas transfer materi atau teori, dan sudah seharusnya kita menggunakan Islam yang memberikan pendidikan berkualitas dan menghasilkan generasi kuat dan tangguh.
Senada dengan hal tersebut, Nurhayati (Perwakilan Muballighah Sumsel) mengungkapkan kecewaan yang sangat mendalam terhadap kondisi tersebut. Sebagai muballighah yang telah malang melintang selama 12 tahun di Sumsel, ia mendesak Bapak Gubernur Sumsel untuk mengikuti apa yang dicontohkan oleh Rasul yaitu menjadikan Syari’at Islam sebagai Solusi satu-satunya dalam mengetasi semua permasalahan hidup.
Dalam keterangan persnya Syafrida mendesak Gubernur Sumsel untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Mengembalikan fungsi ibu sebagai pendidik utama dan pertama, 2. Menerapkan Syariah Islam dalam sistem sosial (pengaturan hubungan pria dan wanita ), 3. Menerapkan Syariah Islam dalam sistem pendidikan, 4. Menerapkan sistem pemerintahan berdasarkan Syariah Islam yakni Sistem Khilafah, dengan itu bangsa ini akan menjadi bangsa besar yang bermartabat dan memimpin peradaban.
Untuk menerapkan Islam secara terintegrasi membutuhkan Negara yang kuat dan terdepan sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah. Negara itu adalah Daulah Khilafah Islamiyyah. Sebagai seorang muslim seharusnya kita mengikuti apa yang diperintahkan Allah dan apa yang dicontohkan Rasull, tegasnya.

